Pelaku Penganiayaan Gadis di Konter HP Dibekuk di Jakarta

BURUH TINTA.CO.ID, JATIM,- Pelaku penganiayaan seorang gadis(pacar pelaku) di konter hp beberapa hari yang lalu akhirnya berhasil ditangkap di Jakarta. Kini pelaku ditetapkan sebagai tersangka dan akan menjalani proses hukum, mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Satreskrim Polresta Sidoarjo berhasil membawa kembali Muhammad Nurman Tajuddin (20) asal Desa Gemuruh, Gedangan, Kabupaten Sidoarjo, pelaku penganiayaan yang terjadi disebuah konter handphone kawasan Sedati setelah melakukan perburuan hingga sampai ke Jakarta.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Zain Dwi Nugroho mengungkapkan, setelah viral di medsos video penganiayaan yang dilakukan pelaku, pihaknya melakukan upaya pendekatan terhadap korban atas nama Yunina Nadhia Anggraini (19) asal Desa Betro, Sedati, Kabupaten Sidoarjo yang akhirnya bersedia melaporkan kejadian yang menimpanya ke Polresta Sidoarjo.

“Kita lakukan pemeriksaan lima orang saksi yakni korban, orang tua, rekan korban, dan pemilik konter serta mengamankan barang bukti petunjuk berupa helm, pakaian korban dan juga rekaman cctv,” jelas Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, di halaman Mapolresta Sidoarjo, Sabtu (16/2/19).

Lanjut Zain, pihaknyapun langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku yang saat itu berusaha melarikan diri ke Jakarta hingga berhasil menangkap tersangka pada 15 Februari 2019 dini hari.

“Anggota yang sudah membuntutinya dari Jakarta akhirnya berhasil mengamankan pelaku di atas kereta saat perjalanan dari Jakarta menuju surabaya,” ungkap Zain Dwi Nugroho.

Dari hasil penyidikan, kata Zain, motif penganiayaan adalah cemburu setelah pelaku melihat handphone korban ada percakapan pesan dalam WA antara korban dan lelaki lain. Dengan rasa emosi tersangka langsung mendatangi korban di konter handphone tempatnya bekerja dan melakukan tindakan kekerasan terhadap korban.

Ke depannya pihak kepolisian akan melakukan pemeriksaan kejiwaan pelaku sehingga bisa dipastikan penganiayaan yang dilakukan terhadap korban ini dalam keadaan sadar atau dalam kondisi terganggu kejiwaannya.

“Atas perbuatannya tersangka akan dijerat dengan pasal 351 dengan ancaman 5 tahun penjara,“ terang Zain.

Dari keterangan korban saat diinterogasi, ternyata tersangka ini sudah sering kali melakukan kekerasan namun tidak sehebat yang dilakukannya seperti dalam video itu.

Terhadap Korban juga sudah dilakukan visum dokter yang hasilnya terdapat luka di bagian mata hingga mengalami pendarahan, lebam-lebam dibagian muka tangan dan bagian tubuh yang lain.

“Padahal antara Tersangka dan Korban rencananya akan melangsungkan pernikahan setelah lebaran besok namun dari kejadian ini akan dipertimbangkan kembali,” pungkas Kapolresta Sidoarjo.

Editor : Shinta

Advetorial DPRD Jeneponto

Komentar