Palsukan Tanda Tangan Kades, Aparat Desa di Mojokerto Terancam 6 Tahun Penjara

BURUH TINTA.CO.ID, JAWA TIMUR,- Seorang Calon Kades Terpilih Desa Wonoploso, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Naning Hartini terancam batal dilantik.

Naning Hartini diduga menggunakan surat pengantar kelurahan dengan tanda tangan palsu untuk mengurus Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) sebagai syarat mendaftar cakades.

Pihak Polres Mojokerto telah menetapkan Kaur Keuangan Desa Wonoploso, Suwadi (50) sebagai tersangka. Kasus ini sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Mojokerto dan proses hukum sementara berjalan.

“Tersangka Suwadi (50) kami tahan untuk 20 hari ke depan. Suwadi selaku Kaur Keuangan memalsukan tanda tangan kepala desa dalam surat pengantar untuk mengurus SKCK tersebut,” kata Andik Puja Laksana, Jaksa penuntut perkara ini di kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Mojokerto, Selasa (26/11/2019).

Akibat perbuatannya, Suwadi dikenai Pasal 263 KUHP tentang pemalsuan surat dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara.

Penulis: Eko
Editor: Shinta Maulinda

Advetorial DPRD Jeneponto

Komentar