Ibu Pedagang Sayur Dibacok dan Dianiaya 3 Pria Saat Berjualan

Nasional265 Dilihat

BURUHTINTA.CO.ID, Merauke,- Seorang pedagang dianiaya hingga mengalami luka berat dan serius akibat benda tajam yang terjadi pada Seorang ibu rumah tangga (IRT) yang kesehariannya berjualan di Pasar Wamanggu menjadi korban penganiayan berat oleh tiga orang pria di Jalan Kudamati, Kelurahan Kamundu, Distrik Merauke, Rabu (30/1), sekitar pukul 03.00 Wit.

Akibatnya, korban mengalami luka yang cukup parah disekujur tubuhnya.

Kapolres Merauke AKBP Bahara Marpaung, SH melalui AKP Suhardi membenarkan kejadian tersebut. Kasus itu dilaporkan oleh seorang warga yang melintas di TKP dan melihat korban minta tolong dengan kondisi tubuhnya sudah bersimpah darah. Korban langsung dilarikan ke RSUD untuk mendapatkan penanganan medis.

Untungnya, sebut Kasubag Humas, dua jam setelah kejadian, Tim Khusus Rajawali berhasil amankan dua pemuda yang diduga pelaku penganiayaan dan langsung dibawa ke Mapolres untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. Sementara satu orang masih buron.

“Kedua pelaku sedang diperiksa penyidik guna mengetahui motif. Pelaku lainnya, masih dikejar,”katanya.

Mengenai kronologis , ketika itu korban hendak berangkat ke pasar wamangu dari rumahnya, di Distrik Semangga.

Setibanya di jalan Kudamti (TKP), ia dicegat oleh tiga orang pria yang tidak dikenalnya. Awalnya, pelaku meminta uang, namun korban tidak melayani hingga pelaku menganiayanya dengan parang.

Ia diketahui menjadi korban penganiayaan berat, setelah warga hendak melintas. Warga tersebut melihat korban berdiri di pinggir jalan sambil berteriak minta tolong. Sementara sepeda motornya sudah terjatuh dipinggir jalan.

“Kami himbau kepada seluruh warga masyarakat Merauke kiranya selalu berhati-hati dan waspada, jadilah Polisi bagi dirimu sendiri, serta kepada para pedagang dari daerah transmigrasi agar bila bepergian ke pasar Wamanggu jangan sendiri harus berkelompok dan dikawal oleh babinsa dan bhabinkamtibmas,”ungkapnya.

Editor : Wawan

Advetorial DPRD Jeneponto

Komentar