Dua Kelompok di Makassar Tawuran, Tiga Orang Dibekuk Polisi

Makassar, Peristiwa1121 Dilihat

BURUH TINTA.COM, MAKASSAR,- Aksi tawuran antar warga di dua Kecamatan kembali terjadi di kota Makassar, Sulsel. Kedua kelompok warga Kecamatan Tallo dan Ujung Tanah tersebut saling serang menggunakan batu hingga panah di area KM 2 kawasan Jalan Tol Reformasi Makassar.

“Tim Penikam Polrestabes Makassar bersama Patmor Polrestabes Makassar memback up Polsek Tallo melakukan pengamanan perang kelompok tersebut. Kedua kelompok warga melakukan perang di kawasan jalan Tol Reformasi, sehingga polisi berusaha menghentikan dan membubarkan perang tersebut,” ujar Katim Penikam Polrestabes Makassar, Ipda Arif Muda, Selasa (14/7/2020).

Kedua kelompok yang bentrok tersebut menggunakan batu, anak panah dan petasan guna saling melumpuhkan lawannya di area Jalan Tol Reformasi, pada Selasa (14/7/2020) dini hari, sekitar pukul 05.30 Wita. Anggota gabungan dari Penikam dan Patmor Polrestabes Makassar yang tiba di lokasi, langsung membubarkan bentrokan tersebut menggunakan gas air mata.

Polisi juga langsung melakukan pengejaran terhadap para pelaku tawuran yang kabur ke area pemukiman warga. Hingga di satu kawasan tiga orang yang diduga sebagai pelaku tawuran dibekuk.

“Setelah kami bubarkan, kami mencoba menyisir di kampung Paccelang, akhirnya kami dapat membekuk tiga orang yang diduga pelaku perang kelompok,” sebut Ipda Arif.

Selain menangkap terduga pelaku, polisi juga turut menyita sejumlah barang bukti yang digunakan dalam aksi tawuran itu.

“Ada belasan barang bukti berupa panah, pelontar, petasan yang digunakan dalam perang kelompok berhasil kita sita dan sudah diserahkan ke Polsek Tallo,” bebernya.

Selain itu, kata Arif, pelaku tawuran ini sengaja mengincar kawasan jalan tol sebagai arena untuk saling serang, lantaran terbilang sunyi saat dini hari dari kendaraan yang melintas.

“Daerah Pannampu yang biasanya jadi lokasi tawuran itu sudah terdetksi oleh polisi, sehingga aksi mereka dilakukan di jalan tol. Kawasan ini terbilang sunyi saat dini hari,” tutup Arif.

 

Reporter: Andi Iccank

Editor: Wawan A. Ceppi

Komentar