Ciptakan Generasi Qur’ani, Bupati Jeneponto Target Wisuda Ribuan Santri Setiap Tahun

Jeneponto, Pendidikan1968 Dilihat

Buruhtinta.com, JENEPONTO,- Guna menciptakan generasi yang berwawasan Qur’ani, Bupati Jeneponto Iksan Iskandar menargetkan akan wisuda ribuan santri setiap tahunnya.

Hal itu disampaikan Iksan Iskandar saat mewisuda santriwan dan santriwati di Masjid Nurul Iman Paitana, Kecamatan Turatea, Senin (13/06/2022).

Sejak awal kepemimpinan Bupati Iksan Iskandar bersama Wakil Bupati Paris Yasir, Kabupaten Jeneponto menjadi salah satu daerah yang terus berupaya melahirkan sumber daya manusia (SDM) yang berwawasan Qur’ani.

Sejak tahun 2018 hingga awal 2022, Pemerintah Kabupaten Jeneponto melalui Lembaga Pembinaan dan Pengembangan TKA/TPA Al-Qur’an, Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (LPPTKA BKPRMI) telah membukukan sebanyak 17.320 orang wisudawan/wisudawati.

Dalam sambutannya, Bupati Iksan Iskandar memberikan apresiasi kepada pengurus Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) atas komitmen dan konsistensi dalam upaya pembinaan yang selama ini massif dilakukan.

Iksan Iskandar menyebut bahwa usaha konsisten, terukur dan massif yang dilakukan BKPRMI kini telah membuahkan hasil yang signifikan.

“Alhamdulillah, pada semester pertama ini kita mampu mewisuda sebanyak 1.315 santri, artinya pada semester kedua akan melewati target yakni 2.000 santri per tahun,” sebut Iksan.

Iksan Iskandar juga Masih berharap agar upaya pembinaan yang dilakukan guru santri didesa/kelurahan dapat berjalan massif dan konsisten.

“Prosesi wisuda bukanlah akhir dari pendidikan maka terus lanjutkan perjuangan belajar mengajar dan tetap menghargai guru, dimanapun serta kapanpun karakter Insan Qu’rani harus selalu hadir dalam hati anak-anakku sekalian,” harap Iksan.

Sementara Ketua DPD BKPRMI kabupaten Jeneponto Salihuddin S.Ag menyampaikan bahwa rata-rata capaian wisudawan/wisudawati setiap tahun mampu menyentuh angka 2.000 orang.

“Alhamdulillah, berkat bantuan bapak bupati, bapak wakil bupati, bapak kabag kesra dan seluruh pihak yang telah banyak berkontribusi akhirnya BKPRMI mampu mewisuda ribuan santri setiap tahunnya,” ujar Salihuddin.

Ia menjelaskan bahwa santri yang diwisuda dan berhak mendapatkan ijazah telah melewati proses seleksi (Munaqasah) yang sangat ketat.

“Sebab dengan seleksi yang ketat kita semua berharap anak-anak kita terlahir sebagai santri yang memiliki kualitas mumpuni,” pungkasnya.

Diketahui bahwa Kecamatan Binamu-Turatea menjadi zona wisuda pertama dari 4 zona yang secara berurutan akan melangsungkan prosesi wisuda pekan ini dengan total 1.315 orang santriwan/santriwati.

Komentar