Balai Gakum LHK Gelar Sosialisasi Pengaduan Pencemaran Lingkungan Hidup

Jeneponto271 Dilihat

BURUH TINTA.CO.ID, JENEPONTO,- Balai pengamanan dan penegakan hukum lingkungan hidup dan kehutanan wilayah Sulawesi bersama dengan Komisi IV DPR RI menggelar Sosialisasi pengaduan pencemaran dan penegakan hukum LHK yang dilaksanakan di Hotel Bintang Karaeng, Kelurahan Pabiringa, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sulsel, Sabtu(6/4/2019).

Kegiatan ini dihadiri Sekertaris Ditjen Kementerian Lingkungan Hidup, Ir.Kemal Amas,M.Sc dan sekitar 100 orang dari Kepolisian, TNI, Pemda, Aparat Desa, Tokoh Masyarakat serta berbagai organisasi/Komunitas Pencinta Alam dan juga perwakilan beberapa desa yang ada di Jeneponto.

Dodi Kurniawan, S.Pt, MH, Kepala Balai pengamanan dan penegakan hukum lingkungan hidup dan kehutanan wilayah Sulawesi.

Salah satu pembicara, Dodi Kurniawan, S.Pt, MH, Kepala Balai pengamanan dan penegakan hukum lingkungan hidup dan kehutanan wilayah Sulawesi merasa kagum dan bangga terhadap komunitas-komunitas di Jeneponto yang cukup aktif peduli dengan lingkungan.

Menurut Dodi Kurniawan mengatakan,
sosialisasi ini dalam rangka menyampaikan informasi kepada masyarakat, instansi terkait Polisi, TNI, Pemda, Aparat Desa tentang tata cara pengaduan serta aturan hukum di lingkungan hidup dan kehutanan.

“Masyarakat harus tahu aturan hukum yang ada di bidang LHK, mana yang dilarang dan mana yang boleh. Dan bagaimana menggerakkan kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan dari kerusakan,” kata Dodi Kurniawan.

Lanjut Dodi, terkait isu pencemaran yang ada di Jeneponto menuturkan, isu pencemaran itu masih diselidiki dan diteliti bersama dengan instansi terkait tentang bagaimana menanganinya bersama.

“Akan kita teliti dan pelajari serta mencari informasi adanya pencemaran ini bersama instansi terkait,” ucapnya.

Anggota Komisi IV DPR RI Irwan Zulfikar, MBA yang juga menjadi pembicara memaparkan dasar hukum yang berhubungan dengan pengamanan dan penegakan hukum lingkungan hidup dan kehutanan.

Zulfikar menjelaskan dengan adanya sosialisasi ini, akan mampu mengedukasi masyarakat dalam menjaga kelestarian hutan dan lingkungan hidup. Dan sebagai pembuktian pada masyarakat Jeneponto, bahwa keterwakilan putra daerah di DPR-RI yang wajib memikirkan kebutuhan demi kemajuan daerahnya masing-masing.

“Saya melihat tidak ada keseriusan jika bukan putra daerah yang memikirkan kebutuhan masyarakat Jeneponto, sehingga saya terpanggil untuk melaksanakan ini. Dan ini merupakan sebagian kerja kerja anggota DPR-RI dalam memajukan daerah pemilihannya,” terang Zulfikar.

Penulis : Ayyub

Editor : Aswink

Advetorial DPRD Jeneponto

Komentar