Aktivis Lingkungan Desak PT Vale Tanggung Jawab atas Kebocoran Pipa di Luwu Timur

Berita, Daerah, Luwu Timur560 Dilihat

Buruhtinta.com, Luwu Timur – Sejumlah aktivis pemerhati lingkungan di Sulawesi Selatan mendesak PT Vale Indonesia Tbk untuk bertanggung jawab penuh atas insiden kebocoran pipa di Kabupaten Luwu Timur yang mengancam lingkungan hidup dan lahan pertanian warga.

Kebocoran pipa tersebut dikhawatirkan mencemari ekosistem sekitar dan berdampak pada puluhan hektare sawah yang terancam gagal panen. Desakan ini disampaikan Ketua Lembaga Kontrol Etika Bisnis dan Profesi, Ayyub, serta aktivis Laskar Pelangi, Abd Rauf Dg Sese, dalam pernyataan sikapnya di Warkop Konkrit. Senin (25/08/25)

Menurut Ayyub, kebocoran pipa tidak seharusnya terjadi pada perusahaan sebesar PT Vale jika standar keamanan dijalankan secara maksimal.

“Kebocoran ini bentuk kelalaian. Seharusnya PT Vale menerapkan sistem pengamanan tinggi, termasuk prosedur pemulihan darurat (emergency recovery) yang handal sesuai standar fasilitas vital perusahaan,” tegasnya.

Hal senada disampaikan Abd Rauf Dg Sese yang menekankan agar perusahaan tambang nikel tersebut tidak mengabaikan keselamatan lingkungan dan warga sekitar.

“PT Vale harus bertanggung jawab penuh terhadap dampak kerugian yang ditimbulkan, termasuk rehabilitasi lahan dan pemulihan sawah warga yang terancam gagal panen,” ujarnya.

Para aktivis menilai, insiden ini harus menjadi perhatian serius karena menyangkut keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan di Luwu Timur. Mereka menegaskan akan terus mengawal persoalan ini hingga perusahaan menunjukkan tanggung jawab nyata.

 

 

Komentar